Akira Nishino Sangat Mengagumi Counter Attack Timnas Belgia di Piala Dunia 2018

Pelatih Jepang Takjub dengan Serangan Balik Timnas Belgia

Pelatih Jepang Takjub dengan Serangan Balik Timnas Belgia – Pelatih timnas Jepang, Akira Nishino, tidak menyangka Timnas Belgia bisa menciptakan serangan balik yang sangat mematikan. Nishino menganggap bahwa situasi tersebut yang membuat timnya kalah 2-3 dari Belgia pada babak 16 besar Piala Dunia 201. Jepang tampil sanagat heroik ketika unggul dua gol atas Timnas Belgia, berkat tembakan daari Genki Haraguchi pada menit ke-48 serta Takashi Inui (52′). Namun gteryata Belgia mampu menyamakan kedudukannya lewat aksi dari Jan Vertonghen (69′) dan Marouane Fellaini (74′).

Ketika laga diprediksi akan memasuki perpanjangan waktu, Belgia membuat kejutan-kejutan melalui skema serangan balik yang cepat. Mereka pun berhasil membuat gol kemenangan lewat kaki dari Nacer Chadli (90+4′). “Kami ingin memutuskan untuk mengakhiri laga setelah tendangan penjuru itu. Tentu saja ketika itu kami berpikir bahwa kami akan melaju hingga ke babak tambahan. Namun, saya tidak menyangka dengan serangan balik yang luar biasa itu,” kata Nishino. “Para pemain saya juga tidak menyadari hal itu selama beberapa detik. Namun, bola langsung memasuki daerah kami pertahanan dan itu adalah sesuatu yang menentukan pertandingan tersebut,” ujar Nishino.

Perasaan kecewa yang mendalam itu, menurut Nishino, muncul karena para pemain telah menunjukan kemampuan terbaiknya dan telah menampilkan performa yang luar biasa. Karena itu, meskipun banyak pihak memuji performa Jepang, menurut dia, kekalahan itu tetap saja tak bisa dianggap sebagai sebuah kesuksesan. “Tak hanya bermain baik, tetapi kami seharusnya bisa memenangkan laga ini. Kami ingin menang, tim kami cukup kuat dan kami bisa mengimbangi Belgia dan saya yakin kami bisa mengalahkan mereka,” ujarnya.

Kegagalan Jepang ke Perempatfinal Kegagalan Sang Pelatih

Nishino pun mengatakan bahwa kegagalan Jepang tersebut merupakan kegagalan dirinya sebagai seorang pelatih. Dia tak ingin para pemainnya disalahkan karena kekalahan itu. “Ketika mereka mencetak gol pertama saya bertanya kepada diri saya sendiri apakah saya mengontrol pertandingan ini dan karena itu saya harus disalahkan, bukan para pemain,” ujarnya. “Saya menyalahkan diri saya sendiri karena saya mempertanyakan taktik yang saya buat”. “Saya ingin para pemain Timnas Jepang memiliki mentalitas berbeda. Saya berpiki kami akan sukses jika memiliki pendekatan mental yang berbeda, tetapi ada sesuatu yang hilang dalam kemampuan tenaga kami,” lanjutnya. Kunjungi Agen Taruhan Terbaik AG303.

Baca Juga :

Bek Timnas Italia Memberi Sinyal Kepindahannya untuk Kembali ke Liga Italia

Argentina Tersingkir di Babak 16 Besar Piala Dunia, Ini Kandidat Pelatih La Albiceleste

Orang Nomor Satu di Rusia Takkan Membebani Timnas Rusia di Perempatfinal Piala Dunia 2018

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *